Ada orang yang bawa ember besar ke danau. Lebih besar dari yang biasanya. Tapi di bagian bawah ember itu ada lubang, tidak besar, hanya seukuran jari kelingking.
Seberapa banyak air yang dituang dari danau, ia akan terus menetes keluar dari lubang itu. Perlahan tapi pasti, isi ember berkurang sebelum sempat dibawa pulang.
🔒
Bagian ini terkunci
Kamu sudah membaca pratinjaunya. Untuk melanjutkan ke seluruh isi Wadah Rizki,
beli bukunya di store — lalu daftar dengan email yang sama. Sekali bayar, terbuka selamanya.